Asisten pelatih Elite Pro Academy Persebaya Eko Susilo tengah memberikan arahan kepada para pemain yang menjalani seleksi terbuka di Lapangan Pusdik Arhanud se-8 Gedangan, Sidoarjo hari ini (9/3). Tercatat 285 pemain ambil bagian dalam seleksi hingga Rabu (11/3) mendatang. (Persebaya)

Hari ini Elite Pro Academy Persebaya menyelenggarakan seleksi terbuka. Sebanyak 285 pemain dari tiga kelompok umur (U-16, U-18, U-20) mengikuti rangkaian tes yang diselenggarakan di Lapangan Pusdik Arhanud se-8 Gedangan, Sidoarjo.

"Total ada 285 peserta dari kelompok umur U-16, U-18 dan U-20. Senin dan Selasa akan ada seleksi, lalu hari Rabu (11/3) akan ada pengerucutan," terang manajer EPA Persebaya, Yahya Alkatiri.

Rencananya pada hari Rabu nanti sudah dipilih 44 nama dari U-16, lalu masing-masing 22 nama untuk jenjang U-18 maupun U-20. Jumlah tersebut akan digabungkan dengan tim yang sudah lolos seleksi tahap sebelumnya.

Para pemain hasil seleksi internal dan seleksi terbuka ditargetkan akan langsung melakukan latihan di pekan ini. Dari sana, tim pelatih masing-masing kelompok umur akan mulai menerapkan sistem degradasi. Jumlah pemain akan berkurang tiap minggunya berdasarkan nilai dari performa yang ditunjukkan pemain. Hingga nanti ditentukan 30 pemain yang berhak membela tim EPA Persebaya musim 2020.

Sementara itu, Yahya menegaskan setelah seleksi terbuka ini maka sudah tidak ada lagi seleksi EPA di Surabaya. Dirinya menghimbau para pemain dan orang tua untuk mewaspadai kabar i yang mengatasnamakan seleksi EPA.

Namun, melihat antusiasme peserta di seleksi terbuka ini tidak menutup kemungkinan akan diadakan seleksi serupa di kota lain selain Surabaya. ”Untuk seleksi di Surabaya sudah selesai, kecuali kalau kita nanti akan mengadakan seleksi di luar pulau, tapi yang pasti seleksi di Surabaya sudah tertutup,” tutup Yahya. (*)

Populer

Selamat Berlibur, Persebaya Kembali Berlatih 3 April  
Bruno Yakin Lebih Padu dengan Rivera di Laga-Laga Selanjutnya
Cinta, Basket dan Sepak Bola!
Mudik Lebaran, Ardi Tak Masalah Harus Jaga makan
Dari Piramida ke Gedung Pencakar Langit
Gagal Raih Poih Penuh di Kandang