Pemain Persebaya Abu Rizal “Rodeg” Maulana bersama istri Lailatus Sulalah Hidayat yang menggendong putri pertama mereka. Kehadiran putri bernama Jinan Tsabita Nuha tersebut membuat rumah keluarga kecil Rodeg lebih ramai. (dok pribadi Abu Rizal)

Pemain versatile Persebaya Abu Rizal “Rodeg” Maulana baru saja di karuniai buah hati pertama. Putri, yang ia beri nama Jinan Tsabita Nuha.

Jinan adalah buah cinta Rodeg dengan istrinya, Lailatus Sulalah Hidayat. Yang mereka retas sejak masa sekolah. Lalu menikah pada 13 Juni 2019 lalu.

Pemain berusia 26 tahun ini masih ingat proses kelahiran sang buah hati. Maklum ia ikut di ruang bersalin menemani istri. “Sebenarnya perkiraan dokter (kelahiran) sekitar tanggal 20 Maret, tetapi maju tanggal 8 Maret kemarin. Setelah melihat persalinan, sulit mengekspresikan rasa cinta, hormat, dan kekagumanku pada istri,” kata Rodeg.

“Alhamdulillah putri saya dan istri sehat waktu itu sampai sekarang. Orang tua dan mertua bersyukur mendapat cucu. Mau cewek atau cowok. Dan kemarin malam (15/3) baru melaksanakan aqiqah,” sambung pemain dengan jersey bernomor 22 itu.

Menurut Rodeg, kehadiran Jinan membuat suasana di rumah lebih ramai. Ia mengaku berbagi peran mengurus anak, termasuk bangun tengah malam apabila si kecil nangis. “Saya sebelumnya sudah menyiapkan diri kalau anak bangun malam. Ya senang lihat wajahnya bikin tenang. Timang-timang, menyapih, meluk sampai nemani tidur,” beber pemain asal Sampang ini.

Skuad Persebaya saat ini tengah menjalani libur latihan selama tiga hari. Penggawa Green Force tidak diperbolehkan untuk berpergian jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Selain itu, Makan Konate dkk selain diminta menjalani menu individual training untuk tetap menjaga kondisi juga wajib menjaga kebersihan dan kesehatan. (*)

Populer

Selamat Berlibur, Persebaya Kembali Berlatih 3 April  
Bruno Yakin Lebih Padu dengan Rivera di Laga-Laga Selanjutnya
Cinta, Basket dan Sepak Bola!
Mudik Lebaran, Ardi Tak Masalah Harus Jaga makan
Dari Piramida ke Gedung Pencakar Langit
Gagal Raih Poih Penuh di Kandang